Sehingga, sisa dana IPO yakni Rp9,77 miliar. Perseroan menempatkannya pada giro Bank Mandiri.
Sebagai informasi, DEWI resmi listing di BEI pada 18 Juli 2022. Dalam gelaran IPO saat itu, perseroan menawarkan sebanyak 700 juta saham atau setara 35 persen dari total modal ditempatkan dan disetor penuh dalam perseroan setelah IPO. Perseroan pun menargetkan akan meraup dana sebesar Rp70 miliar.
Berdasarkan prospektus yang dirilis, perseroan akan menggunakan sebanyak Rp7,48 miliar dana hasil IPO untuk pembelian tanah afiliasi. Kemudian, sebesar Rp3,67 miliar digunakan untuk pembelian tanah non-afiliasi seluas 10.773 meter persegi.
Selanjutnya, sebesar Rp6,50 miliar digunakan untuk pembangunan fasilitas RPA di atas tanah afiliasi, dan sebesar Rp9,98 miliar akan digunakan untuk pembangunan fasilitas broiler commercial farm di atas tanah non-afiliasi.
Sementara, sisanya akan digunakan untuk modal kerja perseroan yang akan digunakan untuk pembelian ayam day old chic (DOC) dan pembelian ayam karkas.
(Dhera Arizona)