AALI
12150
ABBA
189
ABDA
6250
ABMM
3040
ACES
985
ACST
159
ACST-R
0
ADES
5800
ADHI
695
ADMF
8075
ADMG
179
ADRO
3120
AGAR
330
AGII
1985
AGRO
915
AGRO-R
0
AGRS
125
AHAP
62
AIMS
244
AIMS-W
0
AISA
157
AISA-R
0
AKKU
50
AKPI
935
AKRA
1015
AKSI
350
ALDO
895
ALKA
294
ALMI
294
ALTO
196
Market Watch
Last updated : 2022/05/25 Data is a realtime snapshot, delayed at least 10 minutes
IDX30
541.02
-0.41%
-2.25
IHSG
6881.13
-0.48%
-33.01
LQ45
1012.31
-0.36%
-3.62
HSI
20079.32
-0.16%
-32.78
N225
26713.08
-0.13%
-35.06
NYSE
15290.38
1.69%
+254.51
Kurs
HKD/IDR 1,866
USD/IDR 14,657
Emas
876,842 / gram

Diakuisisi Saham XL Axiata (EXCL), Bos Link Net (LINK): Kami Sambut Hangat

MARKET NEWS
Dinar Fitra Maghiszha
Jum'at, 28 Januari 2022 15:45 WIB
Akuisisi saham perseroan oleh pihak Axiata dan EXCL dapat menghadirkan peluang bagi kedua perusahaan
Diakuisisi Saham XL Axiata (EXCL), Bos Link Net (LINK): Kami Sambut Hangat (FOTO:MNC Media)
Diakuisisi Saham XL Axiata (EXCL), Bos Link Net (LINK): Kami Sambut Hangat (FOTO:MNC Media)

IDXChannel - Presiden Direktur dan CEO PT Link Net Tbk (LINK) Marlo Budiman akhirnya buka suara terkait penjualan saham perseroan. 

Diketahui, dua pemegang saham terbesar Link Net yakni Asia Link Dewa Pte Ltd (ALD) dan PT First Media Tbk (KBLV) menjual 1.816.735.484 lembar satau 66,03% saham PT Link Net Tbk kepada Axiata Investments dan PT XL Axiata Tbk (EXCL). 

"Saya dan tim manajemen saya menyambut transaksi ini dengan hangat dan kami percaya bahwa hal ini akan berkontribusi dalam pertumbuhan berkelanjutan dan peningkatan nilai pemegang saham di masa depan," kata Marlo dalam siaran resmi yang diterima MNC Portal Indonesia, Jumat (28/1/2022). 

Marlo meyakini akuisisi saham perseroan oleh pihak Axiata dan EXCL dapat menghadirkan peluang bagi kedua perusahaan melalui kerja sama dalam penggunaan backbone, transmisi jaringan, penyesuaian strategis tentang peningkatan pendapatan dan efisiensi biaya. 

Menurutnya, pengalihan saham kepada entitas baru ini akan memberikan kesempatan besar bagi Link Net untuk menyediakan layanan fixed line broadband dan mobile kepada pelanggan residensial dan enterprise perseroan. 

"Tingkat penetrasi fixed broadband di Indonesia masih rendah dan kemampuan untuk menyediakan layanan yang lebih luas dan produk yang komprehensif akan berkontribusi terhadap pertumbuhan Perseroan di masa depan dan tentunya akan membuahkan hasil bagi seluruh stakeholders," pungkasnya. 

Seperti diketahui, ALD dan KBLV melepas kepemilikan mereka di LINK kepada Axiata dan EXCL dengan harga senilai Rp 4.800 per saham biasa pada Link Net atau sekitar Rp8,72 triliun Ini berarti bernilai sekitar Rp13,21 triliun (setara dengan sekitar untuk 100,00% keseluruhan saham dengan hak suara yang telah disetor penuh dalam Link Net. 

Merujuk kepada pengumuman publik, setelah transaksi jual-beli berhasil dilakukan, Axiata Investment akan memiliki 1.266.419.288 lembar saham dan XL Axiata akan memiliki 550.316.196 lembar saham di Link Net.

(SANDY)

link copied to clipboard
COPY TO CLIPBOARD