Dengan pembelian 60 ribu saham, maka nilai transaksi tersebut mencapai Rp1,7 miliar. Proses transaksi itu dilakukan di 23 Desember 2024.
Dengan transaksi tersebut, maka Erwin kini memiliki 685.400 saham Petrosea. Jumlah tersebut sekitar 0,068 persen dari total saham beredar perseroan.
Harga saham Petrosea terus melesat sejak diakuisisi oleh taipan Prajogo Pangestu lewat anak perusahaan PT Petrindo Jasa Kreasi Tbk (CUAN), PT Kreasi Jasa Persada Tbk. Dalam tiga bulan terakhir, harga saham PTRO menguat 111 persen sementara sejak awal tahun, harganya melonjak lebih dari 400 persen. Saat ini, harganya berada di level Rp28.525.
Baru-baru ini, pemegang saham Petrosea merestui rencana manajemen untuk memecah nilai nominal saham (stock split) PTRO dengan rasio 1:10. Dengan demikian, harga saham dengan nilai nominal baru akan berlaku secara efektif pada 7 Januari 2025.
Manajemen mengatakan, keputusan stock split itu dilakukan supaya harga saham PTRO semakin terjangkau oleh investor pasar modal, terutama investor ritel sehingga dapat meningkatkan likuiditas dan frekuensi perdagangan saham.