Menurut pria yang akrab disapa Anin tersebut, kenaikan pendapatan ditopang oleh kontribusi pendapatan dari PT Cimanggis Cibitung Tollways (CCT) sebesar Rp232,76 miliar, atau setara dengan 20,5 persen dari total revenue BNBR konsolidasi.
Selain itu, kontribusi penting juga didapat dari PT VKTR Teknologi Mobilitas Tbk (VKTR) Group, yang mencapai Rp126,9 miliar atau 58,2 persen dari tahun sebelumnya.
Begitu pula dengan kenaikan EBITDA, berasal dari kontribusi CCT sebesar Rp126,6 miliar atau 50,4 persen dari total EBITDA BNBR konsolidasi.
"Kenaikan laba usaha juga ditopang oleh kontribusi CCT sebesar Rp128,6 miliar atau 77 persen dari total laba usaha BNBR konsolidasi," ujar Anin.
Sementara, Direktur Keuangan BNBR, Roy Hendrajanto M Sakti, menyatakan bahwa di triwulan I-2026 ini PT Bakrie Indo Infrastructure (BIIN) Group menunjukkan kenaikan pendapatan sebesar 274,6 persen, atau Rp207,6 miliar, terutama berasal dari pendapatan CCT.
Kenaikan pendapatan BIIN Group juga ditopang oleh peningkatan pendapatan PT Helio Synar Energi (Helio) sebesar 35,1 persen atau Rp1 miliar.