“Kami bersyukur Transaksi Divestasi Kestrel berhasil dilaksanakan dengan baik. Transaksi ini selaras dengan langkah strategis Perseroan pada pengembangan usaha di dalam negeri, sesuai dengan fokus bisnis Grup Adaro saat ini,” ujar Julius, dalam keterangan resmi, Kamis (1/10).
Selain dana sekitar USD700 juta yang telah diterima, para penjual, termasuk ACL, masih berpeluang memperoleh contingent cash consideration apabila persyaratan yang disepakati dalam SPA terpenuhi.
Dengan rampungnya transaksi tersebut, AADI tidak lagi memiliki kepemilikan atas saham dan waran Kestrel.
Dana divestasi menjadi salah satu sumber pendanaan bagi pengembangan bisnis grup di Indonesia sekaligus memberikan ruang bagi perseroan untuk memperkuat struktur permodalannya. (Aldo Fernando)