IDXChannel – PT Adaro Andalan Indonesia Tbk (AADI) memiliki dua katalis yang berpotensi memperkuat daya tarik sahamnya, yakni peluang pembagian dividen spesial dari hasil divestasi perusahaan tambang batu bara Australia, Kestrel, serta kenaikan harga batu bara yang menopang prospek laba perseroan.
Analis UOB Kay Hian Benyamin Mikael dan Alden Gabriel Lam dalam riset tertanggal 5 November 2026 memperkirakan, AADI berpeluang membagikan dividen spesial hingga Rp11,9 triliun atau setara Rp1.529 per saham.
Jika seluruh dana tersebut dibagikan, dividend yield berpotensi mencapai 15 persen.
Potensi tersebut berasal dari penjualan 47,99 persen saham Kestrel kepada Yancoal yang telah dirampungkan pada 1 Oktober 2026.
Transaksi itu menghasilkan dana sebesar USD814,12 juta sebelum pajak dan USD734,83 juta setelah pajak, dengan nilai akhir masih tunduk pada penyesuaian sesuai perjanjian jual beli.