sosmed sosmed sosmed sosmed
get app
Advertisement

Divestasi KMS Rampung, PTRO Suntik Modal Rp1,19 Triliun ke Singaraja (SINI)

Market news editor Desi Angriani
24/07/2026 09:55 WIB
Dengan transaksi tersebut, kepemilikan saham Petrosea di SINI meningkat menjadi 19,88 persen.
Divestasi KMS Rampung, PTRO Suntik Modal Rp1,19 Triliun ke Singaraja (SINI) (Foto: dok PTRO)
Divestasi KMS Rampung, PTRO Suntik Modal Rp1,19 Triliun ke Singaraja (SINI) (Foto: dok PTRO)

Masuknya CEP juga memperkuat portofolio aset tambang SINI sehingga perseroan kini memiliki sejumlah aset yang mencakup PT Persada Kapuas Prima (PKP), PT Pasir Bara Prima (PBP), PT Pesona Bara Cakrawala (PBC), PT Cakrawala Bara Persada (CBP), serta CEP.

Mayoritas aset ini berada di Kalimantan Tengah, sementara CEP beroperasi di Kalimantan Timur. CEP, PBP, PBC, dan CBP juga merupakan klien jasa kontrak pertambangan Petrosea.

Sementara itu, SINI dalam klarifikasi kepada Bursa Efek Indonesia (BEI) memproyeksikan konsesi tambang batu bara PT Kemilau Mulia Sakti (KMS) akan memiliki masa operasi (life of mine) hingga sekitar 2038.

Volume produksi tahunan pada konsesi tambang tersebut akan ditingkatkan dari sekitar 1 juta ton per tahun pada tahap awal menjadi sekitar 5 juta ton per tahun saat mencapai kapasitas produksi optimal.

Dengan demikian, KMS akan membukukan pendapatan sebesar USD52 juta pada 2026 dan meningkat menjadi sekitar USD159 juta pada 2027.

Halaman : 1 2 3
Advertisement
Advertisement