Laporan Ketenagakerja Melemah Kurangi Spekulasi Kenaikan Suku Bunga The Fed
Menurut Biro Statistik Tenaga Kerja AS (BLS), jumlah lapangan kerja non-pertanian (nonfarm payrolls) bertambah 29.000 pada bulan lalu, jauh di bawah perkiraan sebesar 89.000. Pertumbuhan bulanan ini merupakan yang paling lambat sepanjang tahun.
Selain itu, angka lapangan kerja non-pertanian gabungan untuk Juli dan Agustus direvisi turun sebanyak 60.000. Sementara itu, tingkat pengangguran naik tipis menjadi 4,2 persen pada September dari 4,1% persen pada Agustus.
Data ini muncul di tengah indikator-indikator lain yang menunjukkan ketahanan ekonomi AS dan sedikit pelonggaran pada tingkat inflasi yang sebelumnya sangat tinggi. Dalam situasi seperti ini, tanda-tanda pelemahan pasar tenaga kerja biasanya membuat bank sentral cenderung mempertahankan suku bunga tetap stabil; pengetatan kebijakan memang dapat meredam tekanan harga, namun berisiko semakin menghambat pertumbuhan ekonomi dan aktivitas ketenagakerjaan.
Reaksi pasar terhadap ekspektasi suku bunga The Fed pada Oktober mencerminkan hal tersebut. Berdasarkan perangkat CME FedWatch, peluang kenaikan suku bunga sebesar seperempat poin (quarter-point) pada akhir bulan ini turun hingga mendekati 23 persen, sementara peluang bank sentral untuk mempertahankan suku bunga tetap stabil melonjak hingga sekitar 77 persen.
Probabilitas kenaikan suku bunga sempat menurun di awal pekan setelah data terbaru mengenai indikator inflasi acuan The Fed menunjukkan angka yang lebih rendah dari perkiraan dan melambat dibandingkan bulan sebelumnya. Meski demikian, angka utama sebesar 3,4 persen masih jauh di atas target tahunan The Fed yang sebesar 2 persen.