sosmed sosmed sosmed sosmed
get app
Advertisement

Dolar AS Catatkan Kenaikan Mingguan selama Tiga Minggu Berturut, Euro Bangkit dan Yen Menguat

Market news editor Febrina Ratna Iskana
03/10/2026 08:41 WIB
Mata uang AS mencatatkan kenaikan mingguan sebesar 1 persen didorong oleh aksi jual besar-besaran yang terus berlanjut di pasar obligasi Treasury AS.
Dolar AS Catatkan Kenaikan Mingguan selama Tiga Minggu Berturut, Euro Bangkit dan Yen Menguat. (Foto: iNews Media Group)
Dolar AS Catatkan Kenaikan Mingguan selama Tiga Minggu Berturut, Euro Bangkit dan Yen Menguat. (Foto: iNews Media Group)

Lingkungan suku bunga rendah cenderung melemahkan nilai tukar dolar.

Aksi Jual Obligasi Berlanjut

Aksi jual di pasar obligasi AS sempat terhenti setelah rilis laporan ketenagakerjaan—di tengah menurunnya kemungkinan kenaikan suku bunga The Fed dalam waktu dekat—namun aksi jual kembali terjadi pada hari yang sama.

Berkurangnya probabilitas pengetatan kebijakan The Fed telah memberikan dampak positif bagi obligasi tenor pendek yang lebih sensitif terhadap suku bunga, seperti imbal hasil (yield) Treasury tenor 2 tahun, pada pekan ini.

Namun, obligasi tenor panjang justru tertekan akibat kombinasi kekhawatiran inflasi terkait harga minyak, kecemasan pasar terhadap besarnya penerbitan utang perusahaan untuk mendanai pembangunan infrastruktur kecerdasan buatan (AI), serta membengkaknya utang fiskal.

Imbal hasil tenor 2 tahun telah turun 3,3 basis poin sepanjang pekan ini. Sebaliknya, imbal hasil tenor 10 tahun naik 10,7 basis poin, sementara tenor 30 tahun naik 13,6 basis poin. Pada Kamis, kedua instrumen tersebut masing-masing menyentuh level tertinggi sejak 1 April 2002 dan 20 Mei 2002.

Aksi jual obligasi ini menjadi salah satu faktor utama yang mendorong penguatan dolar pada pekan ini.

Halaman : 1 2 3 4 5
Advertisement
Advertisement