Sementara itu, keberadaan MotoGadai melengkapi ekosistem transaksi mobil bekas ASLC dengan solusi pembiayaan. Melalui MotoGadai, perseroan memberikan kemudahan kepada konsumen untuk memiliki kendaraan melalui opsi gadai sesuai kebutuhan. Selain itu, perseroan menyediakan Cartalog, platform berbasis data yang memberikan gambaran dan estimasi harga kendaraan berdasarkan kondisi pasar serta faktor-faktor yang memengaruhi nilai jual kendaraan.
Dalam mengembangkan bisnis lelang, perseroan juga memperluas ekosistem bisnisnya dengan mengembangkan bisnis lelang nonkendaraan. Melalui anak usaha PT Autopedia Sukses Lelang Indonesia (ASLI), perseroan berupaya menangkap peluang sekaligus menciptakan mesin pertumbuhan baru.
Kehadiran ASLI yang telah dipersiapkan secara matang yang diyakini akan semakin mengoptimalkan sinergi dalam ekosistem bisnis yang telah dimiliki perseroan, termasuk melalui pemanfaatan infrastruktur dan jaringan unit bisnis JBA, Caroline.id, serta MotoGadai.
Dengan strategi tersebut, pada semester I-2026, ASLC memperoleh pendapatan Rp589 miliar, tumbuh 31,9 persen secara tahunan. Dari pendapatan tersebut, ASLC mencatatkan laba bersih sebesar Rp8,9 miliar. Sementara itu, penjualan mobil bekas melalui Caroline.id mencapai Rp493 miliar, meningkat 57,4 persen dibandingkan periode yang sama pada 2025 sebesar Rp313 miliar.
"Untuk semakin memperkuat kinerja ASLC sehingga bisa terus tumbuh secara berkesinambungan, ke depan perseroan akan terus memperkuat ekosistem mobil bekas, mengoptimalkan strategi omnichannel, serta mengembangkan potensi jangka panjang MotoGadai dan ASLI sebagai sumber pertumbuhan baru," ujarnya.
(Rahmat Fiansyah)