AALI
8900
ABBA
230
ABDA
7075
ABMM
845
ACES
1415
ACST
252
ACST-R
0
ADES
1915
ADHI
1005
ADMF
8250
ADMG
163
ADRO
1315
AGAR
422
AGII
1125
AGRO
1135
AGRO-R
0
AGRS
470
AHAP
68
AIMS
380
AIMS-W
0
AISA
238
AISA-R
0
AKKU
50
AKPI
595
AKRA
3200
AKSI
535
ALDO
930
ALKA
244
ALMI
250
ALTO
382
Market Watch
Last updated : 2021/06/11 Data is a realtime snapshot, delayed at least 10 minutes
IDX30
482.65
-0.44%
-2.14
IHSG
6095.50
-0.2%
-12.04
LQ45
901.64
-0.42%
-3.77
HSI
28842.13
0.36%
+103.25
N225
28948.73
-0.03%
-9.83
NYSE
0.00
-100%
-16620.00
Kurs
HKD/IDR 1,826
USD/IDR 14,188
Emas
866,552 / gram

Dongkrak Kinerja di 2021, Tigaraksa Satria (TGKA) Siapkan Capex Rp25,2 Miliar

MARKET NEWS
Shifa Nurhaliza
Selasa, 11 Mei 2021 16:24 WIB
PT Tigaraksa Satria Tbk (TGKA) telah menyiapkan belanja modal atau capital expenditure (capex) senilai Rp25,2 miliar tahun ini.
Dongkrak Kinerja di 2021, Tigaraksa Satria (TGKA) Siapkan Capex Rp25,2 Miliar. (Foto: MNC Media)

IDXChannel - PT Tigaraksa Satria Tbk (TGKA) telah menyiapkan belanja modal atau capital expenditure (capex) senilai Rp25,2 miliar tahun ini. Adapun tahun lalu TGKA mengalami penurunan pendapatan meskipun laba bersihnya tumbuh. 

Berdasarkan laporan keuangan perseroan, Selasa (11/5/2021), pendapatan TGKA tahun 2020 secara konsolidasi adalah sebesar Rp12,48 triliun, atau tutun 6,65% (yoy). 

Adapun laba bersih TGKA masih bisa tumbuh 11,70% (yoy) menjadi Rp478,55 miliar di periode yang sama.

Penurunan pendapatan TGKA tersebut, disebabkan tidak berlanjutnya operasional unit usaha digital platform lantaran kerja sama dengan para mitra berakhir pada September 2020.

Sejatinya, untuk mendongkrak kinerja, TGKA menyiapkan strategi meliputi principal acquisition, ekspansi ke bisnis cold chain dan e-commerce, diversifikasi produk di lini direct-selling, perluasan network coverage dan kedalaman proses di general trade, perbaikan service level, dan aktivitas promosi yang lebih efektif.

Terkait capex, nominal capex TGKA tahun ini lebih besar dibandingkan dengan alokasi capex tahun 2020 senilai Rp 19,04 miliar.

Adapun capex akan dialokasikan untuk pembelian peralatan pabrik, perlengkapan kantor, seperti peralatan hardware dan software, serta untuk pembelian tabung gas. (TYO)

Rekomendasi Berita
Berita Terkait
link copied to clipboard
COPY TO CLIPBOARD