Dengan demikian, sisa dana hasil IPO sebesar Rp250,56 miliar. Senilai Rp212,42 miliar disimpan dalam bentuk obligasi fixed rate 7 persen per tahun hingga 15 September 2030, sedangkan sisanya ditempatkan pada rekening giro di tiga bank.
Sebagai informasi, AVIA resmi listing di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada 8 Desember 2021.
Harga penawaran umum perdana saham (initial public offering/IPO) AVIA senilai Rp930 per saham dengan jumlah saham yang dicatatkan sebanyak 61.953.555.600 saham. Sehingga, kapitalisasi pasarnya mencapai Rp57,61 triliun.
Harga saham AVIA ditetapkan pada batas atas dari rentang Rp780-Rp980 per saham. Perseroan meraup dana dari IPO senilai Rp5,76 triliun.
Jika dikurangi biaya IPO Rp119,35 miliar, maka hasil bersih yang didapatkan perseroan sebesar Rp5,64 triliun.
(Dhera Arizona)