Terkait dinamika pasar yang sempat diwarnai koreksi dan beberapa kali penghentian sementara perdagangan (trading halt), Anindya meminta hal tersebut disikapi dengan bijak. Menurutnya, yang paling utama adalah memastikan fundamental ekonomi Indonesia tetap kuat.
"Mungkin di masa transisi ada sedikit koreksi, saya rasa itu wajar. Yang penting dari si dunia usaha pasar modal ini tidak hilang menjadi tempat untuk mencari modal. Tempat untuk merealisasikan usaha. Karena pasar modal itu kan bukan hanya ekuitas, tapi juga surat utang," kata Anindya.
(DESI ANGRIANI)