Tinjauan tersebut dinilai penting karena akan menentukan apakah sejumlah pembatasan pasar Indonesia, termasuk Foreign Inclusion Factor (FIF), pembekuan jumlah saham beredar, hingga pembatasan kenaikan klasifikasi ukuran emiten, tetap dipertahankan atau mulai dilonggarkan.
Di tengah tekanan tersebut, beberapa saham masih mencatat akumulasi asing. PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BBRI) membukukan net foreign inflow Rp392,7 miliar MtD, diikuti PT Telkom Indonesia Tbk (TLKM), PT Indosat Tbk (ISAT), hingga PT Mitra Adiperkasa Tbk (MAPI). (Aldo Fernando)
Disclaimer: Keputusan pembelian/penjualan saham sepenuhnya ada di tangan investor.