Selain itu, BAIK juga tengah mematangkan kerja sama dengan TransJakarta untuk membangun coffee tenant dan booth kreatif di halte BRT, serta memperkuat program Tumbuh Bersama Mitra Binaan, yang telah menjangkau 1.000 UMKM di seluruh Indonesia.
Langkah ekspansi hulu-hilir tersebut semakin lengkap dengan rencana pembangunan pabrik sterilisasi modern serta kemitraan pasokan telur skala besar di Semarang.
"Masuknya dana asing secara konsisten ini tentu menjadi sinyal positif di tengah momentum pertumbuhan bisnis kami, yang juga sebagai konfirmasi bahwa arah ekspansi Perseroan telah berada di jalur yang tepat," ujar Nanang.
Dengan kombinasi fundamental yang membaik, diversifikasi bisnis yang agresif, serta potensi kemitraan strategis internasional, Nanang optimistis bahwa saham BAIK masih akan menjadi salah satu saham paling prospektif dan layak dicermati oleh para pelaku pasar hingga akhir tahun.
Keyakinan tersebut, di antaranya, dibuktikan dengan aksi borong yang dilakukan oleh Nanang sendiri dan juga Komisaris Utama Perseroan, Yeni Isnawati, terhadap saham BAIK, dengan volume akumulatif hingga ratusan ribu unit saham, sebagai bukti optimisme manajemen Perseroan terhadap prospek bisnis Perseroan di masa mendatang.
(taufan sukma)