sosmed sosmed sosmed sosmed
get app
Advertisement

Ekuitas Singaraja Putra (SINI) Positif Imbas Rights Issue, Bakal Keluar dari Papan FCA?

Market news editor Rahmat Fiansyah
21/08/2026 17:31 WIB
PT Singaraja Putra Tbk (SINI) mencatat posisi ekuitas berbalik positif hingga Juli 2026 sebesar Rp3,52 triliun.
PT Singaraja Putra Tbk (SINI) mencatat posisi ekuitas berbalik positif hingga Juli 2026 sebesar Rp3,52 triliun. (Foto: Ist)
PT Singaraja Putra Tbk (SINI) mencatat posisi ekuitas berbalik positif hingga Juli 2026 sebesar Rp3,52 triliun. (Foto: Ist)

Sementara laba bruto mencapai Rp143,4 miliar dengan posis laba sebelum pajak Rp683,95 miliar akibat goodwill negatif dari KMS yang mencapai Rp662,72 miliar. Adapun laba bersih mencapai Rp679,7 miliar hingga Juli 2026.

Stockbit Sekuritas menyatakan, membaiknya kondisi permodalan SINI membuat emiten batu bara milik Happy Hapsoro tersebut berpeluang keluar dari papan pemantauan khusus. Saat ini, saham SINI berada di papan tersebut karena persoalan ekuitas yang negatif.

"Pembalikan posisi ekuitas ini berpotensi membuat SINI dihapus dari Papan Pemantauan Khusus, yang menggunakan mekanisme perdagangan full call auction (FCA), di mana saham perseroan masuk ke dalam papan tersebut sejak 12 Februari 2026 karena memiliki ekuitas negatif," kata Stockbit.

Sebagai informasi, SINI resmi menuntaskan proses rights issue dan memperoleh dana sebesar Rp3,61 triliun. Dalam aksi korporasi tersebut, perseroan menerbitkan 721,5 juta saham baru.

PT Autum Prima Indonesia (API) selaku pengendali SINI hanya menyerap sebagian haknya, sedangkan Batubara Development Pte Ltd (BBD) dan Hapsoro memilih tidak menggunakan haknya sama sekali. Dengan langkah itu, muncul tiga investor baru yakni PT Petrosea Tbk (PTRO) (19,88 persen), Hendrikus Yulidar Putra Karim (7,48 persen), dan PT Deli Indonesia Raya (7,48 persen), bagian dari BBD.

Halaman : 1 2 3
Advertisement
Advertisement