"Perubahan ini mencerminkan penguatan struktur permodalan dan memberikan ruang yang lebih luas bagi ELPI untuk mendukung pertumbuhan usaha ke depan," ujarnya.
Terkait potensi pembeli siaga (standby buyer) dari pihak luar, ELPI membuka peluang yang lebih luas, baik mitra domestik maupun internasional. Saat ini, kata Wawan, perseroan telah menjalin kerja sama di beberapa proyek internasional seperti di Malaysia.
"Ke depan, terdapat pula sejumlah potensi kemitraan strategis lainnya, baik di sektor offshore maupun non-offshore, namun belum dapat diungkapkan lebih lanjut karena masih dalam tahap penjajakan dan perjanjian kerahasiaan," ujarnya.
Selain itu, ELPI juga belum dapat mengungkapkan perkiraan harga pelaksanaan rights issue. Yang jelas dana hasil aksi korporasi itu akan dipakai untuk mendukung pengembangan usaha, termasuk penambahan dan optimalisasi armada, meningkatkan utilisasi, serta memperkuat daya saing operasional perseroan.
"Seluruh langkah tersebut pada akhirnya akan diarahkan untuk memperkuat struktur usaha ELPI secara berkelanjutan. Sebagai gambaran, salah satu armada terbaru ELPI bahkan telah memperoleh kontrak segera setelah peluncuran, yang menunjukkan kesiapan operasional dan potensi pertumbuhan ke depan," ujarnya.