Tunjuk Komisaris Baru
Selain direksi, EMAS juga memperkuat jajaran Dewan Komisaris dengan menunjuk Xinyu Wang dan Winato Kartono sebagai Komisaris, serta Yu Gao, John Mackay McCulloch Williamson, dan Jona Widhagdo Putri sebagai Komisaris Independen.
Berikut profil jajaran Dewan Komisaris EMAS:
1. Winato Kartono adalah profesional di bidang investasi dan perbankan dengan pengalaman lebih dari dua dekade, pernah menjabat di Provident Investasi Bersama, Tower Bersama Infrastructure, hingga GoTo, dan kini aktif sebagai Komisaris di Provident Capital serta Komisaris Utama Merdeka Battery Materials.
2. Xinyu Wang merupakan eksekutif pertambangan global dengan pengalaman panjang di proyek tambang dan infrastruktur, pernah memimpin JCHX Mining Management sebagai Presiden dan Direktur Utama serta memiliki rekam jejak lebih dari 25 tahun di proyek logam non-besi internasional.
3. Dr. Jona Widhagdo Putri sendiri merupakan pakar hubungan internasional dan investasi lintas negara yang saat ini menjadi Penasihat Khusus Ketua Dewan Ekonomi Nasional RI, dengan pengalaman strategis dalam kerja sama Indonesia–Tiongkok serta latar belakang akademik doktor hukum dari Fudan University.
4. John Mackay McCulloch Williamson merupakan profesional pasar keuangan global dengan pengalaman lebih dari 40 tahun, pernah menjabat Managing Director Morgan Stanley Asia Pacific dan kini menjadi Chairman London Metal Exchange serta aktif di berbagai dewan perusahaan internasional.
5. Adapun Yu Gao adalah investor ekuitas swasta berpengalaman di Asia dengan karier panjang di Morgan Stanley hingga posisi Managing Director dan Co-CIO, serta memiliki rekam jejak kuat dalam investasi dan tata kelola perusahaan publik di Hong Kong.
Dewan komisaris perusahaan akan terdiri 7 anggota dengan 4 komisaris independen
Perseroan menilai bahwa rekam jejak Dewan Direksi dan Komisaris, khususnya dalam pengembangan proyek tambang seperti Pani, akan menjadi fondasi penting dalam memastikan pertumbuhan berkelanjutan.
Langkah ini juga menunjukkan bahwa EMAS tidak hanya fokus pada strategi ekspansi, tetapi juga pada penguatan organisasi.
"Hal ini mencerminkan fokus perusahaan pada tata kelola yang lebih kuat dan transparan, sejalan dengan standar industri pertambangan global. Penunjukan manajemen baru ini terjadi pada saat yang tepat," tulis manajemen Merdeka Gold.
(Febrina Ratna Iskana)