Melalui aksi korporasi ini, manajemen berharap buyback dapat memperkuat kepercayaan pasar terhadap prospek jangka panjang OMED, sekaligus meningkatkan keterlibatan karyawan dalam mendorong kinerja perseroan.
“Pengalihan saham hasil buyback ditujukan untuk Program Management Employee Stock Option Program (MESOP) atau kepemilikan saham bagi pegawai, sebagai bagian dari upaya mendorong engagement terhadap keberlanjutan peningkatan kinerja perseroan,” ujar manajemen.
Per Selasa (23/12/2025), saham OMED turun 0,94 persen ke harga Rp210 dengan menguat 3,96 persen dalam sepekan, dan tumbuh 5,53 persen dalam satu bulan.
(DESI ANGRIANI)