Di sisi lain, ERAA kembali menjalankan program pembelian kembali saham (buyback). Perseroan sebelumnya telah menyelesaikan buyback senilai Rp100 miliar yang berlangsung Juni hingga September 2026 dengan akumulasi 236,3 juta saham.
Dengan demikian, total saham yang telah dibeli kembali melalui dua program ERAA pada 2026 mencapai 601,6 juta saham.
ERAA kemudian meluncurkan program buyback baru hingga Rp500 miliar pada 4 September hingga 4 Desember 2026. Dengan nilai tersebut, perseroan berpotensi membeli hingga 797,5 juta saham atau sekitar 5 persen dari saham beredar.
Program tersebut akan dibiayai menggunakan kas internal, sementara perseroan tetap mempertahankan likuiditas yang memadai untuk kebutuhan operasional dan ekspansi.
Target Harga Naik
Melihat prospek tersebut, UOB Kay Hian mempertahankan rekomendasi beli untuk saham ERAA sekaligus menaikkan target harga menjadi Rp800 dari sebelumnya Rp450.