Di sisi lain, dia menegaskan, bisnis utama perusahaan yang berfokus pada smartphone dan ekosistemnya masih menjadi pilar utama. Seiring perkembangan teknologi, perangkat tersebut telah menjadi bagian integral dari gaya hidup digital masyarakat.
“Smartphone sudah menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari dan terhubung dengan berbagai perangkat lain, sehingga permintaannya tetap terjaga,” kata dia.
Untuk memperkuat daya saing, ujar Patrick, perseroan juga mengembangkan strategi omnichannel yang mengintegrasikan pengalaman belanja online dan offline. Konsumen dapat melakukan pembelian secara digital sekaligus memanfaatkan layanan di toko fisik, mulai dari pengambilan produk hingga layanan purna jual.
“Di situlah terjadi interaksi yang juga membuka peluang upselling,” ujar Patrick.