IDXChannel - Harga minyak sawit mentah (CPO) mencatat kenaikan mingguan kedua berturut-turut meski ditutup melemah tipis pada perdagangan Jumat (29/5/2026).
Penguatan tersebut terjadi di tengah pergerakan minyak nabati pesaing dan sejumlah sentimen yang masih membayangi prospek permintaan global.
Kontrak berjangka (futures) acuan CPO untuk pengiriman Agustus di Bursa Malaysia Derivatives Exchange ditutup turun 0,04 persen menjadi 4.535 ringgit Malaysia per ton. Namun secara mingguan, kontrak tersebut masih membukukan kenaikan 1,09 persen.
Seorang trader yang berbasis di Kuala Lumpur mengatakan, seperti dikutip Reuters, perdagangan pada Jumat lebih banyak dipengaruhi faktor eksternal, terutama pergerakan minyak nabati di pasar Dalian dan harga minyak kedelai.
Selain itu, sentimen pasar juga cenderung menguat menjelang libur panjang.
Perdagangan futures minyak sawit akan ditutup pada 1-2 Juni dan kembali dibuka pada 3 Juni.