AALI
0
ABBA
0
ABDA
0
ABMM
0
ACES
0
ACST
0
ACST-R
0
ADES
0
ADHI
0
ADMF
0
ADMG
0
ADRO
0
AGAR
0
AGII
0
AGRO
0
AGRO-R
0
AGRS
0
AHAP
0
AIMS
0
AIMS-W
0
AISA
0
AISA-R
0
AKKU
0
AKPI
0
AKRA
0
AKSI
0
ALDO
0
ALKA
0
ALMI
0
ALTO
0
Market Watch
Last updated : 2022/05/25 Data is a realtime snapshot, delayed at least 10 minutes
IDX30
539.29
-0.73%
-3.98
IHSG
6883.50
-0.44%
-30.64
LQ45
1009.51
-0.63%
-6.42
HSI
20116.20
-0.27%
-55.07
N225
26604.84
-0.27%
-72.96
NYSE
15080.98
0.3%
+45.11
Kurs
HKD/IDR 1,866
USD/IDR 14,657
Emas
875,038 / gram

ESDM Turunkan Harga Batu Bara Acuan Mei 2022 Jadi USD275,64 per Ton

MARKET NEWS
Athika Rahma
Minggu, 15 Mei 2022 11:03 WIB
Pemerintah memutuskan untuk menurunkan Harga Batubara Acuan (HBA) pada Mei 2022 menjadi USD275,64 per ton.
ESDM Turunkan Harga Batu Bara Acuan Mei 2022 Jadi USD275,64 per Ton. (Foto: MNC Media)
ESDM Turunkan Harga Batu Bara Acuan Mei 2022 Jadi USD275,64 per Ton. (Foto: MNC Media)

IDXChannel - Pemerintah memutuskan untuk menurunkan Harga Batubara Acuan (HBA) pada Mei 2022 menjadi USD275,64 per ton. Angka ini lebih murah USD12,76 per ton dari bulan sebelumnya.

Kepala Biro Komunikasi, Layanan Informasi Publik dan Kerja Sama (KLIK) Kementerian ESDM, Agung Pribadi, penurunan HBA bulan Mei 2022 disebabkan oleh meningkatnya jumlah pasokan batu bara dunia, di mana China dan India telah meningkatkan jumlah produksi batu bara dalam negerinya untuk mengurangi impor.

"Selain faktor meningkatnya pasukan, keputusan negara China untuk mengurangi Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) dan mengembangkan energi hijau juga turut mendorong menurunnya harga batu bara dunia," kata Agung dalam keterangannya, Minggu (15/5/2022).

Pada bulan sebelumnya, keputusan Amerika Serikat dan Pakta Pertahanan Atlantik Utara (North Atlantic Treaty Organization/NATO) melakukan embargo terhadap pasokan energi dari Rusia telah memicu kenaikan Harga Batubara Acuan (HBA) pada April 2022 menjadi USD288,40 per ton.

Agung menguraikan, selama tahun 2022 di empat bulan pertama grafik HBA terus menanjak. Dimulai dari bulan Januari 2022 sebesar USD158,50 per ton, naik ke USD188,38 per ton di Februari.

Selanjutnya bulan Maret menyentuh angka USD203,69 per ton, dan terakhir di April berada di level USD288,40 per ton. "Baru pada bulan ini grafiknya sedikit turun," lanjut Agung.

HBA sendiri merupakan harga yang diperoleh dari rata-rata indeks Indonesia Coal Index (ICI), Newcastle Export Index (NEX), Globalcoal Newcastle Index (GCNC), dan Platt's 5900 pada bulan sebelumnya, dengan kualitas yang disetarakan pada kalori 6322 kcal/kg GAR, Total Moisture 8 persen, Total Sulphur 0,8 persen, dan Ash 15 persen.

HBA Mei akan digunakan secara langsung dalam jual beli komoditas batu bara (spot) selama satu bulan pada titik serah penjualan secara Free on Board di atas kapal pengangkut (FOB Veseel). (TYO)

link copied to clipboard
COPY TO CLIPBOARD