sosmed sosmed sosmed sosmed
get app
Advertisement

ESSA Catat Laba Bersih Naik 131 Persen di Awal 2026, Ditopang Harga Amoniak

Market news editor Shifa Nurhaliza Putri
30/04/2026 10:10 WIB
ESSA mencatatkan pertumbuhan pendapatan sebesar 37 persen secara tahunan (year-on-year/YoY), diikuti lonjakan laba kotor yang meningkat signifikan.
ESSA Catat Laba Bersih Naik 131 Persen di Awal 2026, Ditopang Harga Amoniak. (Foto: Doc ESSA)
ESSA Catat Laba Bersih Naik 131 Persen di Awal 2026, Ditopang Harga Amoniak. (Foto: Doc ESSA)

IDXChannel - PT ESSA Industries Indonesia Tbk (ESSA), emiten sektor energi dan kimia yang mengoperasikan kilang LPG (Liquefied Petroleum Gas) serta pabrik amoniak, mengawali tahun 2026 dengan kinerja yang solid. Perseroan mencatatkan pertumbuhan pendapatan sebesar 37 persen secara tahunan (year-on-year/YoY), diikuti lonjakan laba kotor yang meningkat signifikan dan laba bersih yang melesat hingga 131 persen.

Kinerja positif ini terutama ditopang oleh kenaikan harga amoniak, peningkatan volume pengiriman, serta pertumbuhan produksi. Hal tersebut mencerminkan fokus ESSA dalam menjaga keandalan aset dan efisiensi operasional guna memperkuat posisi kompetitif di rantai pasok global.

Dari sisi harga komoditas, tren penguatan telah terlihat sejak kuartal terakhir 2025 dan berlanjut pada awal 2026, seiring meningkatnya ketegangan geopolitik di kawasan Timur Tengah. Harga amoniak tercatat naik 34 persen YoY menjadi USD455 per metrik ton (MT). Sementara itu, harga LPG memang turun 14 persen YoY, namun secara kuartalan meningkat 11 persen (QoQ) menjadi USD537/MT pada Kuartal I 2026.

“Kami dapat memaksimalkan produksi untuk menangkap momentum positif pasar. Hal ini mencerminkan bagaimana kami mengoperasikan dan melakukan pemeliharaan pabrik guna memastikan tingkat utilisasi yang tinggi tanpa mengorbankan aspek keselamatan dan keandalan pabrik. Pada bulan Mei tahun ini, pabrik amoniak kami akan menjalani plant turnaround terjadwal selama 35–40 hari," ujar Presiden Direktur dan CEO ESSA, Kanishk Laroya dalam keterangannya, Kamis (30/4/2026).

Kegiatan ini, lanjutnya, merupakan bagian penting dari siklus pemeliharaan ESSA untuk memastikan keselamatan, keandalan, dan efisiensi aset dalam jangka panjang, setelah turnaround komprehensif terakhir yang dilaksanakan pada 2021. Di tengah ketidakpastian global, ESSA tetap mampu menjaga kinerja operasional yang kuat. Produksi amoniak meningkat 16 persen YoY, seiring pulihnya pasokan gas hulu yang sebelumnya sempat terganggu dan telah sepenuhnya teratasi pada akhir Kuartal II 2025. 

Kondisi ini mendorong tingkat utilisasi pabrik meningkat menjadi 121 persen pada Kuartal I 2026, dibandingkan 104 persen pada periode yang sama tahun sebelumnya. Di sisi lain, ESSA juga menegaskan komitmennya terhadap keberlanjutan operasional melalui agenda pemeliharaan berkala.

Dengan strategi operasional yang disiplin dan dukungan kondisi pasar yang kondusif, ESSA optimistis dapat menjaga kinerja positif serta memperkuat daya saing di pasar global ke depan.

(Shifa Nurhaliza Putri)

Halaman : 1 2
Advertisement
Advertisement