"Ini mencerminkan semakin pentingnya instrumen ini di dalam ekosistem investasi global. Jadi yang kita lakukan hari ini bukan sekadar menambah satu produk, kita sedang memperluas pilihan investasi sekaligus memperdalam pasar keuangan kita agar dapat bersaing dengan pasar modal regional maupun global," tuturnya.
Di tengah dorongan inovasi, Juda mengingatkan bahwa ETF emas tetap harus dilandasi oleh integritas dan tata kelola yang kuat. Menurutnya, kepercayaan investor adalah faktor paling fundamental dalam pasar keuangan.
"ETF emas adalah produk keuangan. Namun di balik produk tersebut terdapat underlying berupa emas. Emas real, karena itu investor harus percaya bahwa emasnya ada. Investor harus percaya pada penyimpanannya. Investor harus percaya pada valuasinya. Dan investor harus percaya bahwa transaksi serta tata kelolanya dilakukan secara akuntabel dan juga transparan," kata Juda.
(Rahmat Fiansyah)