Dari sisi neraca, total aset tercatat Rp71,5 miliar yang sebagian besar berupa alat berat dan kendaraan. Posisi kas dan setara kas hanya Rp632 juta.
Terkait dengan rencana jual beli aset ini, perseroan akan meminta persetujuan pemegang saham dalam Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) pada 27 Juni 2026. Aksi korporasi tersebut sekaligus menandai perubahan radikal pada bisnis model perseroan dari perhotelan menjadi alat berat.
(Rahmat Fiansyah)