sosmed sosmed sosmed sosmed
get app
Advertisement

Fokus Hilirisasi Nikel, HRUM Anggarkan Capex USD310 Juta

Market news editor Desi Angriani
14/06/2026 11:33 WIB
Perseroan saat ini tidak lagi memiliki kebutuhan investasi besar seperti pada periode sebelumnya.
Fokus Hilirisasi Nikel, HRUM Anggarkan Capex USD310 Juta (Foto: iNews Media Group)
Fokus Hilirisasi Nikel, HRUM Anggarkan Capex USD310 Juta (Foto: iNews Media Group)

IDXChannel - PT Harum Energy Tbk (HRUM) mengalokasikan belanja modal sebesar USD310 juta sepanjang 2026. 

Manajemen HRUM menjelaskan, perseroan saat ini tidak lagi memiliki kebutuhan investasi besar seperti pada periode sebelumnya. 

Sebagian besar belanja modal yang dianggarkan pada 2026 ditujukan untuk menyelesaikan proyek-proyek pengembangan yang telah berjalan, khususnya di lini bisnis nikel.

Berdasarkan komposisi penggunaan dana, sebanyak 56 persen dari total capex 2026 dialokasikan untuk aset tetap dalam penyelesaian (construction in progress), sekitar 31 persen digunakan untuk pengadaan alat berat.

Sementara itu, 7 persen dari total anggaran diperuntukkan bagi pembangunan bangunan dan prasarana, 5 persen untuk properti pertambangan, dan sisanya 1 persen untuk aset tetap lainnya.

Perseroan menilai, risiko kenaikan biaya investasi akibat fluktuasi harga pasar relatif terbatas. Hal ini karena sebagian besar kebutuhan belanja modal yang signifikan telah direalisasikan sebelumnya, sehingga perubahan harga komoditas maupun material tidak lagi memberikan dampak besar terhadap rencana investasi ke depan.

"Perusahaan belum memiliki rencana investasi besar tambahan setelah proyek-proyek yang sedang berjalan saat ini selesai," tulis manajemen dalam laporan hasil public expose di keterbukaan informasi dikutip Minggu (14/6/2026).

Hingga akhir kuartal I-2026, HRUM telah merealisasikan belanja modal sebesar USD139 juta atau sekitar 44,8 persen dari total anggaran capex tahun ini.

Dari nilai tersebut, sekitar USD137 juta atau hampir seluruh realisasi capex digunakan untuk pengembangan bisnis nikel. Sementara sisanya dialokasikan untuk mendukung kegiatan pertambangan, logistik, dan kebutuhan operasional lainnya.

(DESI ANGRIANI)

Halaman : 1 2
Advertisement
Advertisement