Menurut Nizam, langkah rebalancing yang dilakukan SCGC tidak mengubah tata kelola, manajemen, maupun arah strategis Perseroan. Dalam hal ini, TPIA tetap menjalankan agenda pertumbuhan yang telah dirancang di sektor energi, kimia, dan infrastruktur.
Di luar peningkatan free float, Nizam menilai kekuatan utama TPIA saat ini terletak pada transformasi fundamental bisnis yang berlangsung dalam beberapa tahun terakhir.
Perseroan yang sebelumnya dikenal sebagai emiten petrokimia yang sangat bergantung pada siklus margin industri, kini telah bertransformasi menjadi platform bisnis terintegrasi yang mencakup energi, kimia, dan infrastruktur.
Dalam tiga tahun terakhir, TPIA berkembang dari aset single cracker senilai sekitar USD1,8 miliar menjadi platform bisnis dengan potensi pendapatan mencapai USD7 miliar hingga USD10 miliar.
Transformasi tersebut dipercepat melalui akuisisi Shell Energy and Chemicals Park Singapore (SECP) yang kini beroperasi dengan nama Aster.