Dengan kondisi pasar yang semakin dinamis, peluang imbal hasil kini lebih banyak ditentukan oleh seleksi instrumen dan strategi relative value dibandingkan pergerakan pasar secara luas.
"Karena itu, pendekatan investasi aktif dengan perspektif global dinilai penting untuk menjaga diversifikasi portofolio, termasuk melalui pengelolaan durasi dan risiko kredit yang lebih terukur," ujar Akuntino, dengan mengutip artikel berjudul Fixed Income Forward: May 2026, yang disusun oleh Tim CIO AllianzGI.
Ke depan, AllianzGI menilai investor perlu mencermati arah inflasi dan suku bunga global, dinamika hubungan AS–Tiongkok, serta perkembangan pembiayaan utang terkait AI yang masih berpotensi memengaruhi sentimen pasar dan arus modal global.
"Di tengah meningkatnya sensitivitas pasar obligasi terhadap prospek suku bunga, investor perlu memberikan perhatian lebih pada perkembangan inflasi dan faktor-faktor struktural yang dapat memengaruhi arah kebijakan moneter maupun sentimen pasar global," ujar Akuntino.
(taufan sukma)