PTBA membukukan pendapatan sebesar Rp42,65 triliun sepanjang 2025. Kinerja tersebut didukung oleh penjualan ekspor yang berkontribusi sebesar 46 persen dan domestik sebesar 54 persen. Lima negara tujuan ekspor terbesar PTBA yaitu Bangladesh, India, Vietnam, Korea Selatan, dan Filipina.
Dari sisi posisi keuangan, total aset perseroan pada 31 Desember 2025 mencapai Rp43,92 triliun, meningkat 5 persen dibandingkan posisi akhir 2024 sebesar Rp41,79 triliun. Peningkatan tersebut terutama didorong oleh kenaikan aset tidak lancar sebesar 12 persen atau sekitar Rp3,12 triliun.
(Febrina Ratna Iskana)