sosmed sosmed sosmed sosmed
get app
Advertisement

GMF AeroAsia (GMFI) Ungkap Rencana Rights Issue demi Penuhi Batas Free Float

Market news editor Iqbal Dwi Purnama
10/06/2026 11:30 WIB
GMF AeroAsia (GMFI) mengungkapkan rencana untuk melakukan PMHMETD alias rights issue untuk memenuhi ketentuan free float sebesar 15 persen.
GMF AeroAsia (GMFI) mengungkapkan rencana untuk melakukan PMHMETD alias rights issue untuk memenuhi ketentuan free float sebesar 15 persen. (Foto: Ist)
GMF AeroAsia (GMFI) mengungkapkan rencana untuk melakukan PMHMETD alias rights issue untuk memenuhi ketentuan free float sebesar 15 persen. (Foto: Ist)

Sebagai informasi, GMF AeroAsia sebelumnya telah melakukan rights issue melalui skema injeksi aset (inbreng) oleh PT Angkasa Pura Indonesia (API). Saat ini, API menjadi pemegang saham terbesar perseroan dengan porsi 65,78 persen meski GIAA masih memegang kendali dengan porsi 27,44 persen.

Dengan masuknya API sebagai pemegang saham, free float perseroan pun menyusut. Hingga akhir Mei 2026, porsi free float GMFI tercatat sebesar 6,52 persen. jauh dari batas yang ditetapkan regulator.

Di samping rights issue, perseroan juga tengah menggarap aksi korporasi lain berupa kuasi reorganisasi untuk menghapus saldo defisit. Andi mengatakan, manajemen tengah fokus memperbaiki struktur permodalan menjadi lebih sehat dan resilien.

Untuk mendukung kinerja, perseroan juga fokus menjaga likuiditas, terutama meningkatkan arus kas operasional (operating cash flow/OCF). Sejumlah strategi telah disiapkan, yakni pertama memperkuat disiplin konversi kas melalui penagihan yang lebih efektif, pemantauan koleksi yang proaktif, serta tata kelola syarat pembayaran yang lebih baik.

Kedua, mengoptimalkan modal kerja dengan memprioritaskan proyek-proyek yang memiliki pendanaan yang jelas, margin yang lebih tinggi, serta memiliki nilai tambah strategis sambil memastikan pengelolaan persediaan dan pengadaan selaras dengan kebutuhan pasar dan target.

Halaman : 1 2 3
Advertisement
Advertisement