IDXChannel - PT GOTO Gojek Tokopedia Tbk (GOTO) mengumumkan perubahan rencana pengalihan saham hasil pembelian kembali (buyback) alias saham treasuri.
Perseroan sebelumnya hendak mengalihkan saham treasuri untuk program kepemilikan saham oleh karyawan, Direksi, dan Dewan Komisaris perseroan dan anak usaha perseroan alias Employee/Management Stock Option Program (ESOP/MESOP). Rencana tersebut juga sudah direstui lewat Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) yang dilakukan pada 18 Juni 2025.
"Dengan mempertimbangkan dan mengkaji berbagai faktor seperti kondisi global dan nasional terkini beserta dinamika yang terjadi pada saat ini, kepentingan perseroan, serta manfaat yang optimal bagi seluruh pemegang saham perseroan, perseroan membatakan pelaksanaan program ESOP/MSOP dan mengubah rencana pengalihan saham hasil pembelian kembali dengan cara pengurangan modal," kata Direktur Utama GOTO, Hans Patuwo dalam keterbukaan informasi, Selasa (28/7/2026).
Saham treasuri yang akan dihapus tersebut berasal dari hasil buyback saham periode 12 Juni 2024 hingga 11 Juni 2025. Selama periode tersebut, perseroan telah melakukan buyback saham sebanyak 32,18 miliar saham seri A.
Selain itu, GOTO juga memiliki saham treasuri sebanyak 7,59 miliar saham seri A yang tak lain berasal dari hasil buyback saham periode 19 Juni 2025 hingga 18 Juni 2026. Terhadap saham ini, GOTO belum mengambil keputusan.
"Perseroan saat ini masih terus melakukan kajian lebih lanjut secara internal untuk menentukan pengalihan kembali saham treasuri tersebut," kata Hans.
Manajemen menegaskan akan menyampaikan informasi lebih lanjut jika terdapat keputusan melalui keterbukaan informasi.
Pengalihan saham treasuri melalui pengurangan modal pada dasarnya merupakan salah satu cara bagi perseroan untuk mengelola struktur permodalan. Dengan menghapus saham hasil buyback yang belum dialihkan, jumlah saham beredar perseroan dapat berkurang sehingga dapat meningkatkan nilai per saham (earnings per share/EPS).
(Rahmat Fiansyah)