Kenaikan kinerja tersebut juga sejalan dengan jumlah pengguna yang Bertransaksi Tahunan (ATU) Grup meningkat 24 persen menjadi 66 juta pengguna.
Direktur Keuangan GOTO, Simon Ho menambahkan, kinerja perseroan mencerminkan keberhasilan yang terus berlanjut dalam upaya mencetak pertumbuhan pendapatan (top-line) dan meningkatkan profitabilitas (bottom-line).
"Kami kembali mencetak rekor EBITDA Grup yang disesuaikan, ditopang oleh peningkatan pendapatan bersih, disiplin biaya, dan operating leverage yang positif," ujarnya.
Selain itu, perseroan juga membukukan arus kas bebas yang disesuaikan positif sebesar Rp966 miliar untuk tahun penuh. Hal ini menunjukkan perbaikan fundamental bisnis dan alokasi modal yang efektif.
"Kinerja setahun penuh ini juga menjadi fondasi solid untuk pertumbuhan yang berkelanjutan dan profitabilitas seiring fokus kami menjalankan strategi di tahun 2026," kata Simon.
(Rahmat Fiansyah)