sosmed sosmed sosmed sosmed
get app
Advertisement

Grace Tjugiarto Siap Lepas 82,5 Persen Saham MBSS kepada Wibowo Group Capital

Market news editor Rahmat Fiansyah
21/07/2026 15:47 WIB
PT Galley Adhika Arnawarma, pengendali PT Mitrabahtera Segara Sejati Tbk (MBSS) siap melepas seluruh kepemilikan sahamnya kepada PT Wibowo Group Capital.
PT Galley Adhika Arnawarma, pengendali PT Mitrabahtera Segara Sejati Tbk (MBSS) siap melepas seluruh kepemilikan sahamnya. (Foto: Ist)
PT Galley Adhika Arnawarma, pengendali PT Mitrabahtera Segara Sejati Tbk (MBSS) siap melepas seluruh kepemilikan sahamnya. (Foto: Ist)

IDXChannel - PT Galley Adhika Arnawarma (GAA), pengendali PT Mitrabahtera Segara Sejati Tbk (MBSS) siap melepas seluruh kepemilikan sahamnya kepada PT Wibowo Group Capital (WGC).

Saat ini, GAA menguasai 82,5 persen saham perusahaan jasa angkutan batu bara dan nikel tersebut. Diketahui, GAA dimiliki oleh pengusaha yang menjadi penerima manfaat akhir (ultimate beneficial owner) MBSS, bagian dari Daidan Group. Selain GAA, Grace juga memiliki kendali di sejumlah perusahaan perkapalan seperti PT Anaga Shipping Indonesia dan PT Kemala Shipping.

Sekretaris Perusahaan PT Mitrabahtera Segara Sejati Tbk, Emy Oktavia mengatakan, GAA bersama WGC telah meneken perjanjian jual beli saham bersyarat (Conditional Share Purchase Agreement/CSPA) pada 21 Juli 2026, sehubungan denagn penjualan 1,44 miliar saham atau 82,5 persen dari total modal disetor dan ditempatkan oleh perseroan.

"Penandatanganan CSPA merupakan tahap awal yang mengikat para pihak dalam pelaksanaan transaksi akuisisi saham perseroan," katanya dalam keterbukaan informasi, Selasa (21/7/2026).

Emy menambahkan, penyelesaian transaksi akan dilakukan setelah seluruh persyaratan pendahuluan sebagaimana diatur dalam CSPA dipenuhi. Perseroan akan menyampaikan keterbukaan informasi lebih lanjut kepada pemegang saham publik dan masyarakat terkait perkembangan material sesuai aturan.

"Transaksi antara penjual dan pembeli tidak terdapat hubungan afiliasi dan tidak mengandung benturan kepentingan sebagaimana dimaksud dalam POJK No.42/POJK/04/2020 tentang Transaksi Afiliasi dan Transaksi Benturan Kepentingan," ujarnya.

Sementara itu, identitas PT Wibowo Group Capital belum diketahui. Berdasarkan data yang terbatas, perusahaan tersebut berkantor di Gandasari Tower, Jakarta Selatan.

Menjelang penutupan perdagangan, Saham MBSS bergerak menguat sekitar 7 persen ke Rp2.750 seiring dengan pengumuman rencana akuisisi tersebut. Dalam setahun terakhir, harga sahamnya telah melonjak 50 persen imbas kabar akuisisi, terutama oleh Salim Group.

(Rahmat Fiansyah)

Halaman : 1 2
Advertisement
Advertisement