Emas secara tradisional menjadi aset lindung nilai saat terjadi konflik geopolitik.
Namun, kesepakatan damai berpotensi mengurangi risiko inflasi yang dipicu kenaikan harga energi serta menurunkan tekanan terhadap bank sentral untuk mempertahankan suku bunga tinggi.
Suku bunga yang lebih tinggi biasanya menjadi sentimen negatif bagi emas yang tidak memberikan imbal hasil.
Kenaikan harga emas juga tertahan oleh penguatan dolar AS yang bertahan di dekat level tertinggi hampir dua bulan.
Penguatan tersebut terjadi setelah laporan ketenagakerjaan AS pekan lalu menunjukkan hasil yang lebih kuat dari perkiraan sehingga mendorong ekspektasi kenaikan suku bunga pada akhir tahun.