IDXChannel - Harga emas menguat pada perdagangan Senin (3/8/2026) di tengah ketidakpastian perang di Timur Tengah dan kekhawatiran meningkatnya inflasi.
Pelaku pasar juga menantikan serangkaian data ketenagakerjaan Amerika Serikat (AS) pekan ini untuk mengukur arah kebijakan suku bunga Federal Reserve (The Fed).
Harga emas spot naik 0,25 persen menjadi USD4.055,33 per troy ons.
Analis Marex, Edward Meir, mengatakan, dikutip Reuters, harga emas telah bergerak dalam kisaran yang sempit selama lebih dari satu bulan, yakni di rentang USD4.000 hingga USD4.200 per ons.
Menurut dia, salah satu faktor yang menopang harga emas adalah ekspektasi pasar terhadap kembalinya tekanan inflasi, terutama pada Juli ketika data terbaru diperkirakan membalikkan sebagian besar perlambatan inflasi yang terjadi pada Juni.
Di sisi lain, tiga pejabat The Fed yang berbeda pendapat dalam rapat kebijakan pekan lalu dan mendukung kenaikan suku bunga mengatakan pada Jumat bahwa penundaan kenaikan biaya pinjaman berisiko membuat inflasi tetap berada di atas target 2 persen bank sentral.