"Sejumlah pelaku pasar juga memilih menepi selama akhir pekan panjang, sehingga membatasi potensi kenaikan lebih lanjut," ujar trader tersebut, seperti dikutip Reuters.
Kontrak minyak kedelai paling aktif di Dalian naik 0,12 persen, sementara kontrak minyak sawitnya turun 0,43 persen.
Harga minyak kedelai di Chicago Board of Trade (CBOT) naik 0,4 persen.
Minyak sawit cenderung mengikuti pergerakan harga minyak nabati pesaing karena bersaing dalam pangsa pasar minyak nabati global.
Harga minyak mentah melonjak, dengan Brent menyentuh level tertinggi dalam lebih dari sepekan, dan sempat di atas USD115 per barel, setelah Iran menyerang fasilitas energi di Timur Tengah menyusul serangan Israel ke ladang gas South Pars, menandai eskalasi besar konflik.
Kenaikan harga minyak mentah membuat minyak sawit lebih menarik sebagai bahan baku biodiesel.