Minyak sawit mengikuti pergerakan harga minyak nabati pesaing karena bersaing memperebutkan pangsa pasar minyak nabati global.
Pemerintah Indonesia bertemu kelompok petani sawit pada Jumat untuk membahas kekhawatiran atas penurunan tajam harga tandan buah segar (TBS), yang menurut petani dipicu ketidakpastian terkait rencana baru penyaluran seluruh ekspor minyak sawit melalui lembaga negara.
Data Komisi Eropa menunjukkan impor kedelai Uni Eropa untuk musim 2025/2026 yang dimulai pada Juli telah mencapai 11,95 juta ton hingga 24 Mei, turun 8 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu. Sementara itu, impor minyak sawit turun 4 persen menjadi 2,55 juta ton. (Aldo Fernando)