Sejalan dengan Bagani, trader minyak sawit David Ng mengatakan CPO berjangka menembus MYR4.400 per ton didorong oleh kenaikan harga minyak kedelai serta ekspektasi produksi yang lebih lemah dalam beberapa pekan ke depan.
“Kenaikan harga minyak kedelai terutama dipicu oleh kebijakan biofuel Trump, yang diperkirakan akan meningkatkan permintaan minyak kedelai. Oleh karena itu, kami melihat level support di MYR4.350 per ton dan resistance di MYR4.550 per ton,” katanya. (Aldo Fernando)