Dari sisi permintaan, Indonesia tercatat mengonsumsi 3,9 juta kiloliter biodiesel berbasis sawit hingga 13 April tahun ini, seiring persiapan peningkatan mandatori campuran biodiesel oleh pemerintah.
Sementara itu, harga minyak kedelai paling aktif di Dalian naik 1,3 persen, dan kontrak minyak sawitnya melonjak 2,16 persen. Harga minyak kedelai di Chicago Board of Trade juga bergerak tipis naik 0,18 persen.
Sebagai komoditas yang bersaing di pasar minyak nabati global, harga minyak sawit cenderung mengikuti pergerakan minyak nabati lain.
Di sisi lain, pelemahan ringgit Malaysia sebesar 0,15 persen terhadap dolar AS turut membuat harga CPO lebih kompetitif bagi pembeli luar negeri. (Aldo Fernando)