Di sisi lain, permintaan diperkirakan membaik menjelang perayaan Tahun Baru Imlek dan bulan Ramadan pada Februari. Pelaku pasar juga memperkirakan penurunan tajam produksi Januari akibat faktor musiman.
Di Dalian, kontrak minyak kedelai paling aktif naik 1,29 persen, sementara kontrak minyak sawit menguat 1,31 persen.
Harga minyak kedelai di Chicago Board of Trade tercatat naik 0,81 persen. Minyak sawit cenderung mengikuti pergerakan harga minyak nabati pesaing karena bersaing memperebutkan pangsa pasar minyak nabati global.
Harga minyak mentah juga kembali menguat pada Rabu, seiring berlanjutnya kekhawatiran pasokan setelah badai musim dingin mengganggu produksi dan ekspor minyak mentah Amerika Serikat (AS), serta ketegangan di Timur Tengah yang memberi dukungan tambahan.
Kenaikan harga minyak mentah membuat minyak sawit lebih menarik sebagai bahan baku biodiesel.