IDXChannel - Direktur Utama Bursa Efek Indonesia (BEI) Iman Rachman buka suara terkait Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) yang terkoreksi dalam hingga menyentuh level terendahnya 8.187 pada perdagangan Rabu (28/1/2026).
Iman menuturkan, hal itu terjadi lantaran investor panic selling pasca pengumuman oleh perusahaan penyedia riset, data, dan indeks saham global Morgan Stanley Capital International (MSCI).
"Apa yang terjadi hari ini memang menurut saya ada panic selling. Karena ada dua hal yg disampaikan, bulan Februari rebalancing dibekukan, jadi tidak ada penambahan dan pengurangan konstituen perusahaan tercatat di MSCI," ujarnya di Gedung BEI, Jakarta, Rabu (28/1/2026).
Iman menjelaskan, MSCI telah melakukan konsultasi sejak akhir 2025 kepada seluruh konstituen terkait perubahan metodologi perhitungan free float, khususnya mengenai pemisahan kategori kepemilikan saham korporasi dan pihak lainnya (others).