IDXChannel – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) terkoreksi tajam hingga memicu penerapan trading halt pada lanjutan sesi II perdagangan Rabu (28/1/2026).
Tekanan pasar terjadi seiring aksi jual panik investor menyusul keputusan terbaru MSCI terkait saham Indonesia.
Menurut data Bursa Efek Indonesia (BEI), IHSG merosot signifkan 8,00 persen ke 8.261,79 pada pukul 13.43 WIB, melanjutkan tekanan jual sejak pagi hari.
Nilai transaksi jumbo hingga Rp31,86 triliun, dengan volume 43,13 miliar saham.
Hanya 30 saham yang menguat, dengan 804 saham terbenam di zona merah, dan 124 sisanya stagnan.
Tekanan jual terutama menyasar saham-saham konglomerasi dan perbankan besar, seiring investor, termasuk asing, bergegas mengurangi risiko (risk-off).