sosmed sosmed sosmed sosmed
get app
Advertisement

Dirut BEI Sebut IHSG Turun 8 Persen Akibat Investor Panic Selling Pasca Pengumuman MSCI

Market news editor Iqbal Dwi Purnama
28/01/2026 16:28 WIB
Direktur Utama Bursa Efek Indonesia (BEI) Iman Rachman buka suara terkait IHSG yang terkoreksi dalam hingga menyentuh level terendahnya 8.187.
Dirut BEI Sebut IHSG Turun 8 Persen Akibat Investor Panic Selling Pasca Pengumuman MSCI. (Foto iNews Media Group)
Dirut BEI Sebut IHSG Turun 8 Persen Akibat Investor Panic Selling Pasca Pengumuman MSCI. (Foto iNews Media Group)

Namun, MSCI menilai data yang diusulkan belum sepenuhnya memenuhi kebutuhan metodologi mereka. Jika hingga Mei 2026 data yang diminta belum dapat dipenuhi, MSCI berpotensi menurunkan klasifikasi pasar modal Indonesia dari kategori Emerging Market menjadi Frontier Market.

"Kalau sampai Mei tidak terpenuhi, mereka menyampaikan potensi penurunan peringkat. Ini yang menjadi perhatian serius kami," kata Iman.

Saat ini Indonesia berada di kategori Emerging Market bersama negara seperti Malaysia, sementara jika diturunkan akan sejajar dengan Vietnam dan Filipina dalam klasifikasi Frontier Market.

Meski demikian, Iman menegaskan, hingga periode Februari–Mei 2026 tidak ada perubahan komposisi emiten Indonesia dalam indeks MSCI, sehingga bobot pasar (market share) Indonesia tetap berada di kisaran 1,5 persen.

"Tidak ada penambahan atau pengurangan emiten, market share kita tetap," ujarnya.

Halaman : 1 2 3 4
Advertisement
Advertisement