IDXChannel—Berapa harga dan PBV 4 saham big banks saat ini? Secara tahun berjalan, harga saham-saham big banks kini mendekati nilai wajarnya, berbanding lurus dengan penurunan harga pasar sejak awal tahun.
Empat saham bank terbesar di Bursa Efek Indonesia, yakni PT Bank Central Asia Tbk (BBCA), PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI), PT Bank Mandiri Tbk (BMRI), dan PT Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI), memiliki valuasi dan bobot besar terhadap IHSG.
Pada April 2026, sektor keuangan berkontribusi sebesar 23,12 persen terhadap kapitalisasi pasar IHSG. Lalu pada sektor keuangan, BBCA, BBRI, dan BMRI adalah tiga saham top leader dengan kapitalisasi pasar terbesar.
Dari segi nilai transaksi bulanan, ketiga saham tersebut juga memimpin di sektor keuangan dengan kontribusi di atas 20 persen masing-masing pada keseluruhan transaksi saham-saham keuangan.
Keempat saham bank terbesar ini juga masuk dalam 20 saham dengan kapitalisasi pasar terbesar di Bursa Efek Indonesia. Oleh sebab itu, penurunan dan kenaikan harga pada empat saham ini dapat menggerakkan sektor.
Sepanjang Mei 2026, empat saham big banks masuk dalam deretan 20 saham yang membebani gerak IHSG. BBCA tercatat menyumbang bobot hingga -56,21 poin terhadap IHSG, disusul BBRI dengan bobot sebesar 53,32 poin. Sementara BMRI menyumbang dengan bobot 25,82 poin.
Berikut ini adalah ulasan perubahan harga pasar dan PBV 4 saham big banks secara tahun berjalan pada Mei 2026.
Harga Pasar dan PBV 4 Saham Big Banks secara Tahun Berjalan Mei 2026
Sejak awal tahun hingga saat ini (year to date), harga saham BBCA telah turun 31,15 persen. Hari ini (3/6/2026) BBCA ditutup di harga Rp5.525 per unit, sementara rasio harga terhadap nilai bukunya (price to book value/PBV) mencapai 2,63.
Artinya, saat ini BBCA sedang diperdagangkan 2,63 kali dari nilai wajarnya. Adapun nilai buku atau harga wajar saham BBCA adalah Rp2.102 per saham.
Sementara itu, harga saham BBRI telah turun 20,33 persen secara tahun berjalan. Dengan harga pasar terkini Rp2.900 per unit, rasio PBV BBRI saat ini adalah 1,30 kali (nilai buku BBRI Rp2.231 per unit).
Kemudian harga pasar BMRI saat ini adalah Rp4.050 per saham, menurun 20,20 persen secara tahun berjalan. Dengan nilai buku mencapai Rp3.267 per saham, rasio PBV BMRI saat ini adalah 1,24 kali.
Lalu saham BBNI yang hari ini ditutup di harga Rp3.570 per unit, menurun 16,20 persen secara year to date. Dengan nilai buku sebesar Rp4.326 per saham, saat ini BBNI diperdagangkan 0,83 kali dari harga wajarnya.
Dari keempat saham big banks ini, BBNI kini dijual paling mendekati nilai wajarnya. Disusul oleh BMRI, BBRI, dan BBCA. Dari segi harga pasar, BBCA mencatatkan penurunan terbesar.
Itulah harga pasar dan PBV 4 saham big banks saat ini.
(Nadya Kurnia)