Seperti banyak kelas aset lainnya, emas bergerak liar karena pelaku pasar terus dibanjiri berita terkait perang.
Pertempuran antara aliansi AS-Israel dan Iran terus berlangsung, meskipun Trump mengklaim pembicaraan untuk mengakhiri konflik sedang berjalan.
Iran juga mulai mengenakan biaya transit pada sebagian kapal komersial yang melintasi Selat Hormuz, menjadi sinyal kuat kendali Teheran atas jalur energi maritim paling penting di dunia.
Kepala strategi makro lintas aset dan perdagangan di Buffalo Bayou Commodities, Frank Monkam, mengatakan penyesuaian ekspektasi kebijakan moneter AS yang lebih hawkish serta penguatan dolar seiring kenaikan imbal hasil menjadi faktor utama yang mendorong koreksi harga emas belakangan ini. (Aldo Fernando)