Data tersebut membuat ekspektasi pasar terhadap kenaikan suku bunga AS sedikit berkurang.
Berdasarkan perangkat FedWatch milik CME Group, peluang kenaikan suku bunga AS pada September kini diperkirakan sekitar 59 persen, turun dari ekspektasi sebelumnya sebesar 64 persen.
Meski demikian, survei mingguan Kitco News menunjukkan mayoritas pelaku pasar masih melihat ruang pelemahan harga emas pada pekan ini.
Dari 18 analis Wall Street yang mengikuti survei, sebanyak delapan analis atau 44 persen memperkirakan harga emas turun, sementara lima analis atau 28 persen memprediksi harga akan menguat. Lima analis lainnya memperkirakan emas bergerak mendatar.
Di kalangan investor ritel, sentimen serupa terlihat dalam jajak pendapat Kitco yang melibatkan 238 responden.