Sebanyak 109 investor atau 46 persen memperkirakan harga emas melemah pada pekan ini, sedangkan 89 investor atau 37 persen memperkirakan harga naik. Sisanya, 17 persen memperkirakan emas bergerak konsolidasi.
Presiden Adrian Day Asset Management Adrian Day menilai arah pergerakan emas masih dipengaruhi sejumlah faktor yang saling berlawanan.
“Tidak berubah, meskipun kata yang lebih tepat adalah ‘tidak pasti’. Ada kekuatan yang saling bersaing: konflik Iran dapat kembali meningkat, sementara aksi jual saham teknologi dan AI dapat memicu kebutuhan likuiditas yang lebih besar, terutama karena utang margin di pasar saham AS telah mencapai rekor tertinggi,” ujarnya kepada Kitco.
Sementara itu, Kepala Aset Logam di Britannia Global Markets Neil Welsh mengatakan sentimen investor masih berhati-hati, tetapi kondisi pasar emas lebih menunjukkan fase konsolidasi dibandingkan aksi jual besar-besaran.
“Sentimen tetap hati-hati, tetapi latar belakang yang lebih luas masih terlihat seperti konsolidasi daripada kapitulasi,” kata Welsh.