sosmed sosmed sosmed sosmed
get app
Advertisement

Harga Emas Diproyeksi Fluktuatif Pekan Ini, Pasar Cermati Bank Sentral

Market news editor TIM RISET IDX CHANNEL
27/04/2026 07:23 WIB
Harga emas diperkirakan bergerak fluktuatif dalam sepekan ke depan setelah mencatatkan pelemahan mingguan terbesar dalam lebih dari satu bulan.
Harga Emas Diproyeksi Fluktuatif Pekan Ini, Pasar Cermati Bank Sentral. (Foto: Freepik)
Harga Emas Diproyeksi Fluktuatif Pekan Ini, Pasar Cermati Bank Sentral. (Foto: Freepik)

IDXChannel - Harga emas diperkirakan bergerak fluktuatif dalam sepekan ke depan setelah mencatatkan pelemahan mingguan terbesar dalam lebih dari satu bulan, sekaligus memutus tren kenaikan empat pekan berturut-turut.

Emas spot sempat tertekan di awal pekan lalu sebelum kembali stabil dan menguat menjelang akhir perdagangan Jumat.

Namun, kenaikan tersebut terbatas karena masih tingginya harga minyak serta ketidakpastian geopolitik yang membayangi prospek suku bunga global.

Pada penutupan pekan lalu, harga emas bertahan sedikit di atas level USD4.700.

Survei mingguan Kitco News menunjukkan pelaku pasar masih terbelah dan cenderung menunggu arah yang lebih jelas.

Presiden Adrian Day Asset Management, Adrian Day, mengatakan harga emas kemungkinan akan bergerak naik-turun dalam jangka pendek selama konflik di Iran belum menemukan titik terang.

Sementara itu, Presiden Phoenix Futures and Options Kevin Grady menilai volume perdagangan menjadi indikator penting untuk membaca arah harga selanjutnya, bukan sekadar pergerakan harga harian.

Dari 16 analis yang disurvei, sebanyak 31 persen memperkirakan harga emas naik, sementara 31 persen lainnya memproyeksikan penurunan. Sisanya, sekitar 38 persen, melihat emas akan bergerak dalam fase konsolidasi.

Pandangan investor ritel juga menunjukkan pola serupa. Dari total responden, 38 persen memperkirakan kenaikan harga emas, sedangkan masing-masing 31 persen memprediksi penurunan dan pergerakan sideways.

Untuk pekan ini, perhatian pasar akan tertuju pada rangkaian keputusan bank sentral global serta data ekonomi utama.

Bank of Japan (BOJ) akan membuka pekan dengan pengumuman kebijakan moneternya, diikuti data kepercayaan konsumen AS.

Selanjutnya, pelaku pasar akan mencermati data perumahan AS serta keputusan kebijakan Bank of Canada dan Federal Reserve (The Fed).

Di akhir pekan, keputusan Bank of England (BOE) dan Bank Sentral Eropa (ECB), serta rilis data PDB AS, inflasi PCE, klaim pengangguran, dan indeks manufaktur ISM diperkirakan menjadi penentu arah pergerakan emas selanjutnya. (Aldo Fernando)

Halaman : 1 2 3
Advertisement
Advertisement