Meskipun tren utama cenderung menguat, Ibrahim tetap memetakan area support sebagai langkah mitigasi jika terjadi koreksi teknis.
Untuk emas dunia, support pertama berada di level USD4.553 dan kedua di USD4.489. Sementara untuk logam mulia domestik, support berada di rentang Rp2.638.000 hingga Rp2.560.000 per gram.
Di sisi lain, jika penguatan berlanjut, target resisten pertama untuk logam mulia berada di level Rp2.700.000 sebelum mengejar target puncak di Rp2.820.000.
Berdasarkan data terbaru, harga emas batangan PT Aneka Tambang Tbk (Antam) pada Sabtu (17/1/2025) terpantau turun Rp6.000 ke level Rp2.663.000 per gram.
Sementara itu, harga beli kembali (buyback) oleh emiten berkode ANTM ini berada di posisi Rp2.510.000 per gram pada Minggu (18/1/2025).